Fungsi hutan sebagai penopang kehidupan manusia tidak bisa di anggap remeh. Semua manusia pasti bergantung hidup pada hutan, dari udara sejuk yang kita hisap, dan kayu-kayuan yang kita gunakan.

Selain menjadi perlindungan dan sumber makanan bagi hewan dan manusia, hutan juga memberikan perlindungan dari bencana. Dengan adanya hutan, maka erosi oleh air dapat di hindari dan yang terpenting adalah menghindari dunia dari pemanasan global. Walaupun ketergantungan hidup manusia di berikan oleh hutan, kita tetap saja membiarkan hutan rusak dan hilang begitu saja.


Pentingnya hutan untuk kelestarian hidup

Pernahkah anda berpikir benda sehari-hari yang terbuat dari hasil hutan? Tisu, kursi, pintu, kertas, pagar, dan masih banyak lagi hasil produk dari hutan yang berperan vital dalam hidup manusia.

Hutan menyediakan perlindungan, lingkungan hidup yang layak, air, sumber makanan dan bahan bakar yang tidak bisa anda lepas dari hal tersebut. Semua aktifitas yang kita lakukan secara langsung atau tidak langsung melibatkan hutan di dalamnya. Beberapa contoh peran hutan yang langsung adalah buah-buahan yang kita makan, kertas yang digunakan untuk menulis, bahan baku kayu, dan lainnya. Produk-produk turunan seperti deterjen, obat-obatan, hingga kosmetik merupakan campur tangan tidak langsung dari hutan.

Lebih dari 2 juta orang bergantung hidup dari hutan.

Di dalam hutan sendiri, terdapat habitat yang beragam dan itu termasuk hewan yang di lindungi. 80% dari keanekaragaman hewan terdapat di hutan. Hutan juga merupakan sumber mata pencaharian dari manusia, terutama 60 juta orang pribumi di seluruh dunia. Kehilangan sebahagian hutan tidak hanya berarti kehilangan pohon-pohon yang berharga, namun juga kehilangan sebagian hewan dan manusia yang bergantung padanya.


Illegal logging dan dampaknya pada kehidupan

Banyak hal yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan illegal logging, dan semua itu berawal dari hati yang rakus. Factor-faktor yang mendukung aktifitas illegal ini adalah peraturan yang tidak kuat dalam menangani illegal loging, lemahnya institusi penegakkan hokum, korupsi, dan kurangnya penegak hokum. Namun untuk Indonesia, semua factor pendukung aktifitas illegal logging sangat lengkap sehingga sulit untuk menghindari hal ini. Di tambah dengan lemahnya pertimbangan ekonomi dari kepala negara menjadi beban yang tidak terhindari.

Berikut beberapa pengaruh besar illegal logging terhadap kehidupan

  1. Kehilangan keanekaragaman hayati

Kehilangan sebahagian hutan melalui aktifitas illegal loging adalah perhatian utama dan ancaman terbesar untuk keanekaragaman hayati. Flora dan fauna yang sudah terancam punah semakin terdorong pada ambang yang mengancam kehidupan mereka. Tingkat kepunahan dari flora dan fauna telah mencapai 1000-10000 kali dari normal secara biologis, yang berarti 1 hingga 10 spesies setiap tahun.

Tingkat kepunahan seperti ini hampir sama dengan kehilangan keanekaragaman hayati saat meteor melanda atau saat erupsi vulkanik. Menurut ilmuan, hal ini hanya permulaan karena efek jangka panjang akan terasa setelah beberapa tahun berlangsung.

  1. Perubahan cuaca dan iklim

Illegal loggin dan penggundulan hutan menjadi pemeran utama dalam perubahan iklim dan emisi gas rumah kaca. Salah satu fungsi hutan adalah sebagai pengatur iklim lokal, mengurangi  level karbon di oksida dan sebagai wadah karbon terbesar selain laut. Dengan terjadinya illegal logging dan penggundulan hutan yang berkelanjutan, maka tanah yang dulunya tertutupi phon tersebut akan mengalami penurunan dan akan menambah emisi karbon sebesar 11%.

Hutan menurunkan suhu udara di sekitarnya secara alami, kehilangan sebahagian besar hutan maka akan merubah pola arah angina, mempengaruhi iklim di seluruh dunia.

Hasil studi terkini menyatakan bahwa hilangnya sebagian besar area hutan Karena illegal logging dan penggundulan hutan akan mempengaruhi iklim secara global. Sebagai contoh, penggundulan hutan di Amazon akan mengurangi curah hujan di bagian tengah-barat dari Amerika dan timur laut china. Di sisi lain, penggundulan tersebut akan meningkatkan curah hujan di Afrika dan Eropa utara.

  1. Suku-suku pedalaman semakin susah mencari sumber makanan

Illegal logging menghancurkan hidup orang lain, tidak hanya satu namun seluruh manusia yang bergantung hidup pada hutan. Ketika hutan hilang, maka cara hidup tradisional mereka juga ikut mati bersama hutan. Ketidakmampuan dalam mencari makan karena hilangnya sumber makanan, maka mereka akan bergantung pada perusahaan kayu dan pada akhirnya di jadikan budak modern tanpa di sadari. Di masa yang akan datang, budaya kuno hanya menjadi sebuah peninggalan tanpa ada yang bisa terhubung kembali dengan akar budaya mereka.

  1. Hilangnya pendapatan bagi pemerintah

Illegal logging tidak hanya kehilangan pendapatan bagi suku-suku pedalaman, namun juga bagi pemerintah negara tersebut –kecuali pemerintah juga ikut dalam bisnis kotor ini. Dengan maraknya illegal logging, diperkirakan harga kayu dunia turun antara 7% dan 16% per tahun. Penurunan harga kayu membuat berkurangnya pendapatan global 15 milyar dolar per tahunnya. Pemerintah juga ikut merasakan kehilangan pendapatn dari pajak di tambah dengan biaya perbaikan hutan Karena illegal logging. Tidak hanya itu, illegal logging berarti kabar buruk bagi perdagangan hasil hutan di negara tersebut dan berdampak pada lemahnya ekonomi negara secara keseluruhan.

Sangat jelas bahwa illegal logging memberikan dampak pada semua orang tanpa pandang bulu. Walaupun saat ini anda bebas dari dampak langsung illegal logging, sebenarnya terdapat bola masalah yang semakin besar menunggu untuk menimpa semua orang. Masalah lingkungan, iklim, dan masalah ekonomi akan membuat susah selama decade yang akan datang. Semua orang memiliki tanggung jawab untuk memastikan tidak ada orang yang mendukung aksi perusakan hutan sebagai hal yang lumrah, wajar, ataupun normal.


Mengatasi illegal logging dari sekarang

  1. Pengawasan penebangan hutan

Salah satu cara efektif mengatasi illegal logging dan pengundulan hutan adalah dengan pengawasan dan penataan ketat dari penebebangan kayu. Dengan peningkatan pengawasan di harapkan tidak ada lagi kerja sama antara pihak berwenang setempat “bermain” dengan pengusaha-pengusaha yang ingin mengambil keuntungan pribadi melalui penebangan hutan tanpa memikirkan efek secara global.

Program seperti ini akan membantu area hutan yang rentan terhadap perusakan karena di ubah menjadi lahan tanam bisa menjadi terlindungi dan tetap pada fungsi utamanya. Agar program ini bisa bekerja dengan efektif, maka kerja sama dengan pengusaha kayu dan pemerintah setempat sangat penting agar bisa memonitor pasar gelap.

  1. Peraturan lebih ketat untuk manajemen hutan

Peraturan yang lebih ketat untuk menghukum pelaku illegal logging dan pelarangan impor kayu illegal harus di perketat lagi untuk menjadi solusi terbaik dalam jangka panjang. Petugas berwenang dalam bidang kehutanan harus mengambil langkah dan memanfaatkan kekuasaan mereka untuk perlindungan lingkungan demi kepentingan bangsa dan dunia.

Kebanyakan negara seperti Amerika, Asia, Australia, dan Eropa hanya melarang kayu illegal dan produk kayu illegal yang pernyataannya tidak terlalu jelas untuk melawan illegal logging. Negara-negara penghasil kayu dengan peraturannya tanpa dukungan apa-apa dari masyrakat dan pemerintah maka hokum hanya duduk sebagai tulisan. Pelanggar peraturan seharusnya di berikan hukuman yang berat seperti pidana penjara dang anti rugi yang besar agar jera

  1. Beli kayu legal

Kita sebagai pengguna bahan-bahan turunan dari hutan harus sadar bahwa tidak semua produk yang kita punya berasal dari kayu yang legal. Untuk itu, kita juga harus cerdas dalam memilah dan memilih produk-produk yang menggunakan hasil hutan illegal sebagai bahan mentah mereka dan menghentikan pemakaian produk tersebut.

Cara lain yang memberikan dampak lebih jelas adalah dengan ikut berpartisipasi sebagai relawan, mendonasikan untuk kegiatan pelestarian alam dan memberi pengetahuan dan pengajaran akan pentingnya menyelamatkan hutan bagi kehidupan manusia.