Menjaga kesehatan selama masa kehamilan berarti secara ketat memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, agar anda dan bayi yang di kandung lahir sesehat mungkin.

Wanita hamil dan menyusui mempunyai alasan tersendiri kenapa memilih untuk mengkonsumsi susu kedelai selama masa kehamilan atau menyusui, mulai dari alasan pilihan rasanya, alergi terhadap susu hewani, menjalani hidup vegetarian, atau masih banyak alasan lain.

Beberapa produk lainnya juga di larang untuk di konsumsi selama masa kehamilan dan menyusui, dan susu kedelai bukanlah salah satunya. Belum ada bukti kuat yang menganjurkan untuk menghindari mengkonsumsi susu kedelai atau bukti efek negatif dari produk ini; malahan, konsumsi kedelai di anjurkan untuk kesehatan.

Apakah susu kedelai aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Susu kedelai merupakan sumber kalsium yang tinggi dan mengandung vitamin D. Susu ini merupakan alternatif bagi ibu yang mendapatkan sedikit akses terhadap sinar matahari dan kekurangan vitamin D selama masa kehamilan atau menyusui. Kedelai sendiri merupakan sumber protein yang terbaik bagi vegetarian yang tidak mengkonsumsi daging. Kedelai dalam bentuk tahu juga menjadi andalan bagi ibu hamil yang merasa mual dengan makanan-makanan dengan bumbu yang kuat.

Tentu saja, susu kedelai yang terbaik dana man berasal dari kedelai organik. Apapun produk yang di produksi dengan rekayasa genetika pastinya tidak akan memberikan efek positif terhadap tubuh. Walaupun produk yang di konsumsi adalah sayur-sayuran, jika penanganan di lakukan dengan melibatkan bahan kimiawi maka sebaiknya di hindari untuk menjaga kesehatan sang ibu dan bayi baik selama kehamilan maupun masa menyusui.

Selain susu kedelai, terdapat sumber makanan sehat lainnya untuk membuat ibu dan bayi sehat dan cerdas.

  1. Lemak ikan

Ikan salmon dan ikan kod adalah sumber omega-3 dan protein yang tinggi. Omega-3 ini sangat bagus untuk jantung dan perkembangan otak janin. Ikan salmon juga penyedia asam DHA dan omega-3 yang merupakan komponen primer dalam struktur pembentukan otak manusia, korteks otak, kulit, dan retina mata.  Salmon juga mengandung kalsium dan vitamin B12. Salmon yang bagus merupakan salmon liar, bukan salmon yang telah di pelihara di penangkaran. Dari segi nutrisi, salmon liar mempunyai jauh lebih banyak nutrisi dan bebas dari kontaminasi.

Selanjutnya adalah ikan kod. Ikan ini  merupakan ikan dengan kadar mercury terendah dan aman untuk di konsumsi ibu hamil dan menyusui. Selama hamil, anda dapat mengkonsumsi hingga 60 ons ikan kod per bulan dengan aman. Anda juga bisa mendapatkan sumber omega-3 melalui minyak ikan kod dalam bentuk suplemen

  1. Daging merah

Daging merah yang di maksud di sini adalah bagian daging hewani yang mempunyai kadar lemak rendah. Daging merah sendiri bisa di temukan pada ayam, sapi, kambing, rusa, dan lain-lain. Daging merah merupakan sumber protein yang baik untuk mendukung perkembangan tubuh bayi dan mempunyai kalori lebih rendah dari daging lain. Jika memungkinkan, pilih daging dada ayam atau daging sapi yang hanya mengkonsumsi rumput.

  1. Biji-bijian utuh (whole grain)

Beras merah merupakan salah satu contoh makanan whole grain yang sangat baik bagi ibu hamil dan menyusui. Makanan ini mengandung semua nutrisi esensial seperti protein, mineral dan serat yang tinggi. Beras putih dalam hal ini tidak termasuk, karena dedak, kulit ari, dan bakteri potensialnya telah hilang yang merupakan nutrisi kunci untuk tubuh.

Mengkonsumsi whole grains adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kadar gula darah anda tetap rendah, mengurangi kemungkinan terkena diabetes, dan membuat anda kenyang lebih lama. Whole grain juga sangat padat dengan serat yang baik bagi system pencernaan. Memakan lebih banyak makanan whole grain akan mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil tanpa harus makan secara berlebihan. Ibu hamil dan menyusui di anjurkan untuk mengkonsumsi 3 porsi whole grain setiap harinya.

  1. Sayur-sayuran

Sepertinya kita sudah hapal dengan saran yang satu ini, namun sulit untuk di praktekkan. Tapi disini kita akan benar-benar memulai makan sayur-sayuran dengan berbagai warna. Sayur dengan warna yang berbeda juga mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang berbeda juga. Dengan mengkonsumsi berbagai macam sayuran, maka akan memperkenalkan pada bayi berbagai macam rasa sayuran walaupun ia belum lahir. Bayam dengan warna yang gelap mengandung banyak vitamin, mineral, dan asam folat. Walaupun mengkonsumsi sayuran termasuk aman, tetap jaga kebersihan sebelum mengkonsumsi dan jangan gunakan bahan kimia berbahaya dalam prosesnya.

  1. Buah-buahan

Dosis vitamin C untuk wanita hamil adalah 70mg dan kebutuhan ini dapat di cukupi melalui konsumsi buah-buahan. Selain mengandung banyak vitamin, buah-buahan juga mengandung asam folat yang baik bagi tubuh. Selain itu, buah-buahan juga mengandung serat tinggi yang akan menghindari anda yang sedang hamil dari konstipasi. Ibu hamil di sarankan untuk mengkonsumsi berbagai macam buah-buahan seperti jeruk, buah beri, apel, dan alpukat. Khusus alpukat, buah ini mengandung potassium yang cukup tinggi dan dapat mengurangi kram di tubuh.

  1. Telur

Bahan makanan yang satu ini sangat mudah di cari di mana saja dan kapan saja, baik di warung ataupun market 24 jam. Telur adalah sumber protein dan asam amino yang di butuhkan oleh bayi. Telur juga mengandung banyak vitamin  dan mineral seperti kolin yang  baik bagi perkembangan otak. Khusus untuk ibu hamil, pastikan untuk tidak mengkonsumsi telur mentah atau setengah matang.

  1. Kacang-kacangan

Kacang adalah snack sehat yang tepat selama masa kehamilan anda. Kacang mengandung mineral esensial seperti fosfor, potassium, zinc, selenium, dan lemak baik. Kacang-kacangan juga kaya akan vitamin B dan E yang bisa di dapat dari hazelnut, almon, walnut, dan lain-lain. Kacang mengandung serat yang baik bagi tubuh namun juga mengandung lemak, jadi mengkonsumsi kacang-kacangan dalam batas yang wajar harus di lakukan.

  1. Air

Setelah anda mencoba semua makanan di atas, pastinya anda butuh air untuk menelan!. Selain hal lumrah tersebut, fungsi air untuk ibu hamil sendiri adalah sebagai pembawa nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sampai ke bayi melalui sel darah. Sehingga, konsumsi air yang cukup setiap hari sangat penting untuk memastikan nutrisi yang di dapat sampai ke sang bayi.

Aturan umum dalam konsumsi air putih setiap hari adalah 8 hingga 10 gelas dan hal tersebut bergantung pada ukuran tubuh, umur, dan berbagai hal lainnya. Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting apalagi saat tiga bulan terakhir kehamilan, di mana jika terjadi dehidrasi pada waktu ini akan memicu kontraksi yang cukup menyulitkan. Konsumsi air yang cukup juga akan menghindari anda dari infeksi saluran kemih dan menghindari diri dari konstipasi.

Selain menjaga asupan nutrisi dan nutrisi dari makanan, menjaga kesehatan secara fisik juga di perlukan. Melakukan peregangan dan olahraga ringan yang aman bagi kandungan sangat di anjurkan untuk kesehatan sang ibu dan bayi. Olahraga akan mempersiapkan ibu hamil untuk kuat ketika hari-H persalinan dan bayi yang di kandung juga ikut merasakan keuntungan dari olah raga si Ibu tadi.